Nasional

Selamat HPN 2026, Adyansyah Ketua LIN Sultra Beri Pesan Moral Bagi Pers

261
×

Selamat HPN 2026, Adyansyah Ketua LIN Sultra Beri Pesan Moral Bagi Pers

Sebarkan artikel ini

Kendari, Lensasatu.com — Ketua Lembaga Investigasi Negara Provinsi Sulawesi Tenggara, Adyansyah, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia, khususnya para jurnalis dan pekerja media di wilayah Sulawesi Tenggara. Dalam pernyataannya, Adyansyah menegaskan bahwa pers merupakan pilar utama demokrasi yang berperan penting dalam menjaga keterbukaan informasi dan kualitas kehidupan publik.

Momentum Hari Pers Nasional yang diperingati setiap 9 Februari dinilai sebagai pengingat akan peran strategis pers dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipercaya kepada masyarakat.

“Pers adalah mata dan telinga rakyat. Pers juga menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga transparansi, mengawal kebijakan publik, serta memastikan suara masyarakat tetap terdengar dalam proses pembangunan,” ujar Adyansyah, Senin (09/02/2026).

BACA JUGA :  Siti Fatimah Buka Suara, Celah Korupsi Dalam Regulasi Anggaran Covid-19

Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan pers yang merdeka sekaligus bertanggung jawab. Kebebasan pers harus berjalan seiring dengan integritas, akurasi, serta kepatuhan pada kode etik jurnalistik.

Adyansyah juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang terus bekerja di tengah berbagai tantangan, termasuk derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks. Ia menilai kerja jurnalistik bukan sekadar profesi, tetapi bentuk pengabdian kepada kepentingan publik.

“Di tengah banjir informasi saat ini, peran pers profesional semakin penting sebagai penjernih fakta. Kecepatan tidak boleh mengalahkan kebenaran. Verifikasi dan akurasi harus tetap menjadi prinsip utama,” tegasnya.

BACA JUGA :  TKN Akui Gibran Bukan Ahli Debat.kok bisa?

Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam meningkatkan literasi masyarakat serta membangun ruang publik yang sehat. Pers diharapkan tidak hanya menyampaikan peristiwa, tetapi juga memberi konteks, edukasi, dan solusi.

Lembaga Investigasi Negara Provinsi Sulawesi Tenggara, lanjutnya, berkomitmen membangun hubungan yang terbuka dan konstruktif dengan insan pers. Media dipandang sebagai mitra strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan sosial yang objektif.

“Kami memandang pers sebagai mitra dialog. Kritik yang berbasis data dan fakta adalah energi perbaikan bagi lembaga dan tata kelola publik. Sinergi harus dibangun dengan tetap menghormati independensi pers,” katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Tanggapi Soal Capres Minim Ide dan Sering Joget: Gagasan Kita Paling Hebat

Dalam pesan moralnya kepada insan pers, Adyansyah mengajak seluruh jurnalis untuk terus menjaga marwah profesi, menjunjung tinggi etika, serta mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan sempit.

“Jadilah pers yang mencerdaskan, bukan sekadar menghebohkan. Jadilah pers yang menenangkan, bukan memecah belah. Pers harus menjadi kekuatan yang membangun optimisme dan harapan masyarakat,” pesannya.

Menutup pernyataannya, Adyansyah kembali mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026 dan berharap pers Indonesia semakin profesional, independen, serta bermartabat dalam menjalankan fungsi informasi, edukasi, dan kontrol sosial demi kokohnya demokrasi dan kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *