Daerah

Turun ke Lapangan, Bupati Andi Asman Sulaiman Pastikan Pangan Murah Tersalur ke Masyarakat

442
×

Turun ke Lapangan, Bupati Andi Asman Sulaiman Pastikan Pangan Murah Tersalur ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman hadir langsung meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah

BONE, LensaSatu.com || Antusiasme warga terlihat di Kompleks Tanah Bangkalae, Kabupaten Bone, Selasa (26/8/2025), saat Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman hadir langsung meninjau kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk intervensi pemerintah yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

BACA JUGA :  Ketua LP KPK Minta KPK Usut Dugaan Penggelembungan SILPA Ta. 2023 APBD Bone Parsial l Ta. 2024

“Melalui kegiatan ini masyarakat bisa mengetahui harga dasar pangan. Selain itu, GPM juga diharapkan meringankan beban warga, terutama mereka yang ekonominya terbatas,” ujar Andi Asman.

Ia juga menekankan agar pendistribusian pangan murah benar-benar tepat sasaran. “Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan masyarakat yang berhak dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Bone, Anwar Menurutnya, GPM merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang tidak menentu.

BACA JUGA :  Puluhan Tahun Rusak, Jalan Andi Malla Kini Mulus Berkat Terobosan Bupati Bone

“Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat. Kehadiran pemerintah dengan menyediakan bahan pokok lebih murah adalah bukti perhatian langsung kepada warga,” terang Anwar.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran.

Misalnya beras SPHP Rp58.000 per sak (harga pasar sekitar Rp62.500). 

Minyak goreng Minyak Kita Rp16.000 per liter (harga pasar Rp17.000). 

BACA JUGA :  Kuswanto Siap Maju Pilcagub 2024 Atas Dorongan Sesepuh dan Masyarakat Jawa Tengah 1

Bawang putih Rp35.000 per kilogram (harga pasar Rp40.000). 

Bawang merah Rp45.000–Rp55.000 per kilogram.

Telur ayam Rp50.000 per rak (harga pasar Rp55.000).

Masyarakat menyambut baik program ini. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, yang diharapkan bisa sedikit mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *