Daerah

Wali Kota Kendari Pimpin Rakor Sinkronisasi Program dengan KADIN dan HIPMI

320
×

Wali Kota Kendari Pimpin Rakor Sinkronisasi Program dengan KADIN dan HIPMI

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Pemerintah Kota Kendari bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi dan Kota Kendari serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)

Kendari – LENSASATU.COM || Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Pemerintah Kota Kendari bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi dan Kota Kendari serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi dan Kota Kendari di ruang rapat Wali Kota, Selasa (23/9/2025).

Rakor ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Kurir Sabu 2 Kg Ditangkap Polres Bone, Mengaku Dijanji Rp 20 Juta

Dalam pemaparannya, Wali Kota menyampaikan sejumlah isu strategis dan capaian indikator makro Kota Kendari, termasuk laju inflasi yang terjaga, yaitu -0,22% (bulan ke bulan), 2,89% (tahun ke tahun), dan 3,13% (tahun kalender).

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dalam mewujudkan visi kota sebagai “Kota Layak Huni yang Semakin Maju, Berdaya Saing, Adil, Sejahtera, dan Berkelanjutan” dengan misi pembangunan SDM, penguatan infrastruktur, digitalisasi pelayanan publik, serta transformasi sosial.

BACA JUGA :  Proyek Mangkrak Rp75 Miliar di Motewe, Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Kota Baru Muna

Dalam sesi diskusi, sejumlah perwakilan dari KADIN dan HIPMI menyampaikan masukan terkait pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya lokal sebagai potensi unggulan.

Wakil Ketua Umum KADIN bidang UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan H. Rahman, mengusulkan agar pariwisata masuk dalam agenda prioritas pembangunan karena memiliki potensi mendongkrak perekonomian dan membuka lapangan kerja. Ia juga menyoroti pentingnya promosi makanan khas daerah seperti Sinonggi dan kuliner tradisional lainnya sebagai daya tarik wisata.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Dukung Sosialisasi SPPG, Angka Stunting Sultra Masih 10,5 Persen

Ia mendorong adanya revisi regulasi serta keterlibatan aktif DPRD dan pemerintah kota dalam membentuk regulasi yang berpihak pada pengusaha lokal. Diskusi juga menyoroti pentingnya ketersediaan modal usaha bagi UMKM melalui akses dana KUR yang lebih fleksibel.

Pemerintah daerah didorong untuk berperan sebagai fasilitator dan memberikan rekomendasi yang dapat mempercepat penyaluran bantuan modal.

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *