Makassar, LensaSatu.com || Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur dalam menghadirkan birokrasi profesional dan berkelas kembali ditunjukkan.
Menggandeng Assessment Center Polda Sulawesi Selatan, Pemkab Lutim resmi menggelar Assessment Center dan uji kompetensi untuk mengisi 10 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang lowong, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan bergengsi ini dilaksanakan selama dua hari, 11–12 Desember 2025, bertempat di Lantai 2 Gedung Assessment Bagbinkar Ro SDM Polda Sulsel, dan dibuka langsung oleh Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Aris Haryanto menegaskan bahwa Assessment Center Polri dirancang dengan standar tinggi, menjunjung penuh prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan independensi.
“Penilaian dilakukan dengan sistem yang terukur, menggunakan multi metode dan tools, melibatkan multi assessor, serta melalui integrasi gabungan,” tegas Aris Haryanto.
Ia pun menyampaikan kebanggaannya karena Assessment Center Polda Sulsel kembali dipercaya mendampingi pemerintah daerah dalam proses pengisian jabatan strategis.
“Kami bangga menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Harapan kami, uji kompetensi ini melahirkan aparatur sipil negara yang profesional dan berkualitas,” ungkapnya.
Sementara itu, Pj Sekda Luwu Timur, Ramadhan, menegaskan bahwa seleksi terbuka ini merupakan bukti nyata keseriusan Pemkab Luwu Timur dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan berintegritas.
“Reformasi birokrasi menuntut ASN yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, pengisian jabatan pimpinan tinggi harus dilakukan secara objektif dan berbasis merit,” ujarnya.
Ramadhan menekankan bahwa seluruh jabatan strategis di lingkup Pemkab Luwu Timur harus diisi oleh figur terbaik daerah yang memiliki visi besar, kemampuan manajerial mumpuni, serta komitmen kuat terhadap pembangunan.
“Kita ingin memastikan jabatan strategis diisi oleh putra-putri terbaik Luwu Timur yang siap membawa daerah ini melangkah lebih maju,” tegasnya.
Kepada para peserta seleksi, Ramadhan juga memberikan motivasi dan apresiasi atas keberanian mengikuti proses seleksi yang ketat dan kompetitif.
“Ini adalah momentum untuk menunjukkan kapasitas diri, gagasan baru, dan integritas. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya demi kemajuan organisasi perangkat daerah,” lanjutnya.
Assessment Center kerja sama Pemkab Luwu Timur ini diikuti oleh 20 asesi tiap kelompok, dengan melibatkan 40 asesor Polda Sulsel, serta tiga orang Tim Asesor SSDM Polri sebagai tim supervisi, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dan berlapis.
Salah satu asesor yang turut terlibat, Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., mengaku bangga dapat ambil bagian dalam proses seleksi pejabat strategis tersebut.
“Kegiatan ini tentu menambah pengalaman saya sebagai asesor. Harapannya, uji kompetensi ini menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang andal dan benar-benar sesuai dengan kompetensinya,” katanya.
Adapun 10 jabatan pimpinan tinggi pratama yang diseleksi meliputi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bapenda, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas PMD, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Melalui seleksi ketat dan transparan ini, Pemkab Luwu Timur berharap lahir pemimpin birokrasi yang kuat, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pembangunan ke depan. (*)













