DaerahSumatera Utara

Minta Hamil Kembar Tiga, Wanita Diduga ODGJ Bakar RSUD Tanjungbalai

666
×

Minta Hamil Kembar Tiga, Wanita Diduga ODGJ Bakar RSUD Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini

TANJUNGBALAI, LENSASATU.COM- Pasien di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Tengku Masyur Tanjungbalai nekat membakar ruang tunggu poli kandungan.

Hal tersebut diduga dipicu akibat permintaan anehnya tidak dituruti, dari pantauan CCTV rumah sakit wanita tersebut duduk dan membakar rumah sakit pada tempat pencuci tangan,Selasa(15/3/2022).

Hal tersebut membuat seisi rumah sakit khawatir dan mengevakuasi pasien keluar dari rumah sakit.

M Ikhsan Harahap, Humas RSUD Tanjungbalai, mengaku permintaan pasien tersebut sangat aneh dikarenakan DP(46) yang merupakan gadis meminta untuk hamil anak kembar tiga.

BACA JUGA :  Baksos 1000 Karung Sampah di Bajoe, Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah

“Berdasarkan keterangan teman-teman tadi, permintaan pasien tersebut cukup aneh. Karena yang bersangkutan berstatus gadis meminta untuk hamil anak kembar tiga, menuntut obat kesuburan,” kata Ikhsan.

Disinggung terkait pelayanan rumah sakit, ia mengaku tidak memiliki masalah. Namun, pasien tersebut membakar rumah sakit akibat permintaan anehnya tidak dipenuhi.

“Saat itu pelaku duduk, kemudian keluar dari rumah sakit dan kembali lagi sambil membawa sebuah bungkusan yang diduga bensin yang diduga dicurahkan atau di tumpahkan diwilayah westafel,” katanya.

BACA JUGA :  Silaturahmi ke Forkopincam Barebbo, Kapolsek Iptu Dodie Hadiahkan Bibit Durian Musang King

Selanjutnya, pelaku dari pantauan CCTV membakar gulungan tisu yang diduga sebagai pemicu api.

“Setelah membakar, pelaku melarikan diri keluar rumah sakit dan saat ini tidak diketahui keberadaannya,” katanya.

Ia mengaku, pelaku sudah sering datang kerumah sakit dengan permintaan yang sama dan meminta petugas untuk memberikan dirinya hamil anak kembar tiga.

BACA JUGA :  Camat Andi Iqbal Walinono bersama Tokoh Nelayan dan Tim 7 Kembali Membentang Bendera Merah Putih Terpanjang di Tangkulara

“Keterangan satpam, ada empat atau tiga kali pelaku sudah datang dengan membawa senjata tajam dan kerap membuat kegaduhan,” katanya.

Kini dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungbalai dalam tindak pidana percobaan pembakaran fasilitas umum.

Reporter : HENDRA SYAHPUTRA

Editor: Agustian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *