BONE, LENSASATU.COM – Penuh semangat dan kerja keras sejumlah wartawan, Aparat kepolisian, TNI, Satpol-PP dan masyarakat kelurahan Bajoe melakukan aksi bakti sosial
Bakti Sosial 1000 karung sampah ini diprakarsai Wartawan Independen Bone (WIB) kolaborasi dengan pemerintah Daerah, Dandim 1407 Bone, Polres dan Brimob Bone, serta seluruh lurah se- Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Aksi bersih bersih dimulai pukul 6.30 s.d 10.00 di Lingkungan Suku Bajo, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (26/1/2024).
Salah satu tujuan aksi peduli kebersihan lingkungan ini adalah guna memberikan edukasi betapa pentingnya lingkungan yang bersih dan dampak penyakit bagi lingkungan yang kotor.
Terlihat dilingkungan Kampung Bajo didominasi rumah panggung yang dibawah rumah sangat memperihatinkan karena penuh sampah.
Menurut Camat Tanete Riattang Timur Dr. Andi Muh. Iqbal Walinono permasalahan terbesar adalah penumpukan sampah yang berada di bawah kolom yang sudah berlarut larut.
” Karena penumpukkan nya sudah berlarut larut dan bertahun tahun, saya merasa sulit untuk melakukan pengerutan, ” Ucap Camat
Bahkan diungkapkan Andi Iqbal sampah di bawah rumah warga ini ada yg setinggi Satu sampai Dua meter.
” Jadi solusi yang bisa dilakukan adalah melakukan penimbunan kemudian dibuatkan drainase agar ketika Hujan ataupun air laut pasang tidak terjadi genang yang bisa menimbulkan penumpukan sampah kembali, ” jelasnya .
Ditempat yang sama PJ. Bupati Bone Drs.H.Andi Islamuddin,M.H didampingi Dandim 1407 Bone, Letkol Moch. Rizqi Hidayat Djohar Mengatakan, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial ini,
Pj Bupati pun melihat langsung sejumlah rumah yang dibawah Kolomnya penuh sampah sehingga Dia merasa ini perlu ada solusi.
” Saya tadi diajak Pak Camat masuk disalah satu tempat, disitu banyak sekali sampahnya, inilah yang harus disampaikan kepada masyarakat ini harus dibuang jangan ditambah, ” Kata Andi Islamuddin .
Selanjutnya Andi Islamuddin mengintruksikan kepada Camat Tanete Riattang Timur untuk menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan
” Tadi saya sampaikan ke Camat Andi Iqbal, perkiraan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun drainase di setiap titik yang nantinya akan dilakukan penimbunan, ” Sebutnya.
Sementara ketua WIB Eka Handayani, mengungkapkan bahwa, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyatukan berbagai unsur dan kalangan baik pemerintah maupun masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini saya berharap bisa terbangun kesadaran masyarkat untuk menjaga lingkungan serta membuang sampah pada tempatnya,” ungkap Eka
Reporter : Jumardi Ricky













