Bone, Lensasstu.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Irwandi Nasir hadiri pembukaan sosialisasi sistem Baruga kompetensi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK)
Kegiatan tersebut digelar Oleh bidang Pembinaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Dan Fasilitasi Paud, Dikdas, Dikti Dan Dikmas ( P2TK & FPD3) DISDIK Prov. Sulsel di salah satu hotel kabupaten Bone Sulawesi Selatan (20/03/2023)
Konsep ini lahir Agar guru guru dan kepala sekolah kompetensi dan pelatihan pelatihan berjenjang sehingga kompetensi guru itu meningkat. Hal ini diungkapkan H. Muhlis Kabid GTK dan Fasilitasi DISDIK Prov. Sulsel
Karena kata H. Muhlis kedepannya semua akan terpola dengan sistem, sistem Information Technology ( IT )
“Hari ini sistemnya sudah terbangun maka hari ini kami uji coba Untuk melihat hasil dari sistem ini, apakah sistemnya sesuai dengan kepentingan publik yaitu Guru Kepala Sekolah dan Pengawas.” Kata H. Muhlis
Lanjut H. Muhlis mengatakan, nanti di sistem semua akan terpola. Mulai dari kehadiran guru, kesulitan Guru, dan prakarya semua akan ada di sistem.
“Mudah mudahan setelah kita uji petik sudah ada hasil dan kita akan praktekkan ke kabupaten kota untuk pengembangan kompetensi Guru.” Jelasnya
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Irwandi Nasir sangat merespon beberapa pengembangan pendidikan tersebut dengan mengatakan alokasi Pokok Pikiran ( Pokir ) di dialokasikan untuk pengembangan pendidikan.
“Jadi ada beberapa program yang coba kita support agar memudahkan bagi guru dan orang tua siswa mengontrol Anak – anaknya, makanya Ada Inovasi baru yang kita buat terkait Aplikasi pengembangan PTK.” Ucap A. Irwandi saat di temui Awak media
Sehingga Kedepannya kita bisa mengedentivikasi, Masi kata Dia, misalnya di SMA A, SMA B, dan SMA C. jika jumlah muridnya segini jumlah gurunya segini
“Jadi daftar kebutuhan sudah bisa ditau tidak perlu lagi berdasarkan expression of like and dislike tapi semua itu diatur oleh sistem.” sebutnya
“Jadi ada aplikasi yang diluncurkan oleh GTK terkait pengembangan kompetensi Guru Kepala Sekolah dan Pengawas.” Lanjutnya
Reporter, Jumardi
Editor, Agus













