Bone, lensasatu.com – Bhayangkara FC melaju ke Delapan besar setelah mengalahkan Labekka FC 4 – 0 dan Latpur FC maju ke Delapan besar setelah menaklukkan Persebar FC melalui Pinalti skor 4 – 3 dan memastikan satu tempat di Babak delapan besar. Di Turnamen Sepak Bola Libureng Cup lll
Dua Kesebelasan yang berlaga hari ini antara Bhayangkara Bone FC dengan Latpur FC dilapangan Sepak Bola Camming Kel. Cempaga, Kec. Libureng, Bone Sulawesi Selatan. Jumat (17/02/2023) Sore

Laga ini untuk memperebutkan tiket menuju Perempat Final yang mana dimenangkan oleh tim Bhayangkara Bone FC dengan skor 3-0 atas Latpur FC
Pertandingan dimenit Awal Tim Kebanggan Polres Bone Bhayangkara FC. Sudah mulai membobol gawang Latpur FC, yang di jaga oleh Paharudin dimenit 16 menit melalui Romario bernomor punggung 26 pemain dari Bhayangkara FC.

Selanjutnya dimenit 25, pemain dari Bhayangkara kembali menambah gol oleh pemain bernomor punggung 16 Shobur, melalui umpan dari pemain nomor punggung 22 Regsan
Memasuki menit terakhir babak Pertama Pemain dari Latpur langsung melakukan serangan di jantung pertahanan Bhayangkara Bone untuk menyamakan kedudukan. Hanya saja barisan belakang Bhayangkara Bone masih kokoh untuk dibobol oleh Latpur
Setelah turun Minun pemain Bhayangkara kembali mengunci kedudukan menuju Perempat Final melalui Gol yang diciptakan oleh Regsan di menit 48. skor 3-0 tidak berubah hingga Wasit meniup pluit panjang menandakan Babak kedua berakhir dan Bhayangkara FC maju ke Empat besar.
Terpisah, Manajer Tim Bhayangkara Bone Iptu Andi Aswan Anas mengatakan, pihaknya bersyukur atas hasil yang didapatkan hari ini

“Keberhasilan ini adalah berkat kerja sama semua tim, bukan skornya yang kami tampilkan tapi permainan yang secara profesional dan proporsional dimana tidak ada Satupun kartu yang dikeluarkan untuk tim Bhayangkara oleh wasit.” Sebut Iptu Andi Aswan
Kanit Regident Satlantas Polres Bone juga berharap di laga Empat besar yang akan dilangsungkan nanti, semua pemain dengan kondisi yang fit dan Bhayangkara siap bermain di Semifinal.
“Di laga semifinal nanti, saya berharap dengan kondisi sangat fit karena Masi ada dua babak yang harus dihadapi dan terus menjunjung tinggi sportifitas, sebab sepak bola adalah kerjasama dan kekompakan tim, begitu pula sportifitas harus dijaga.” Harapnya
Sementara salah satu penonton Andi Tirto juga sangat mengapresiasi tim Bhayangkara Bone bahwa penampilan Bhayangkara Bone sejauh ini sangat menakjubkan penuh dengan keajaiban terbukti dari hasil yang diperoleh.
“Dari beberapa tim yang mengikuti turnamen Libureng Cup lll ini, Bhayangkara Bone FC ini paling subur dan dari semua tim mulai dari babak penyisihan sampai Babak Delapan besar secara proporsional cuman dimiliki oleh Bhayangkara Bone FC.” Kata Andi Tirto
Karena kata dia dari beberapa tim Cuman Bhayangkara Bone FC yang tidak pernah mendapatkan kartu kuning maupun kartu merah dari wasit.
“Selain kartu, saya menyaksikan dari beberapa yang masuk delapan besar rata rata gawangnya pernah kebobolan namun cuman Bhyangkara Bone yang gawangnya Masi perawan.”ucapnya
Reporter, Jumardi
Editor, Agus














