Daerah

Bupati Konawe Yusran Akbar Membuka Kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi.

357
×

Bupati Konawe Yusran Akbar Membuka Kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi.

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati Konawe, Yuran Akbar, ST, secara resmi membuka kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi dalam rangka penyusunan jadwal tanam, pola tanam, serta rencana pemberian air untuk Musim Tanam I, II, dan III Tahun 2026

Konawe – LENSASATU.COM || Bupati Konawe, Yuran Akbar, ST, secara resmi membuka kegiatan Temu Wicara Komisi Irigasi dalam rangka penyusunan jadwal tanam, pola tanam, serta rencana pemberian air untuk Musim Tanam I, II, dan III Tahun 2026. [11/25].

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, kepala Bulog KC Unaaha, perwakilan kelompok tani, serta jajaran teknis pengelola irigasi dari Zona 5 dan 6.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe menegaskan bahwa pengelolaan air irigasi merupakan sektor strategis yang harus direncanakan secara matang guna memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. Ia menilai bahwa kegiatan temu wicara menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, petani, dan pengelola jaringan irigasi.

BACA JUGA :  Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Konut Disambut Tarian Mondotambe pada Pembukaan Porseni HUT ke-80 RI di Lapangan Desa Basule

Bupati juga menekankan pentingnya penyusunan jadwal tanam yang akurat agar distribusi air dapat berjalan efektif sepanjang tiga musim tanam Tahun 2026. Menurutnya, perencanaan yang baik akan meminimalkan risiko kekurangan air di tingkat petani serta mengoptimalkan produksi pertanian di wilayah Konawe, khususnya di Zona 5 dan 6.

Selain itu, beliau meminta agar pola tanam yang akan disepakati benar-benar mempertimbangkan kondisi lapangan, ketersediaan air, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Sinergi antara pemerintah daerah, UPTD irigasi, dan kelompok tani dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola irigasi yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Terkesan tidak Peduli, Masyarakat Inisiatif Bangun Jembatan Swadaya

Pada kesempatan tersebut, para peserta juga berdiskusi mengenai rencana pemberian air yang disesuaikan dengan kondisi debit bendungan, kebutuhan tanaman, serta prediksi cuaca. Berbagai masukan yang dihimpun akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana teknis yang akan diterapkan pada musim tanam Tahun 2026.

Bupati Konawe mengakhiri kegiatan dengan harapan bahwa hasil temu wicara ini mampu menghasilkan keputusan strategis yang membawa manfaat nyata bagi petani. Ia juga berkomitmen untuk terus mendorong penguatan manajemen irigasi di seluruh wilayah Konawe demi mendukung peningkatan produktivitas pertanian pada masa mendatang.

BACA JUGA :  Ini Arahan Danyon C  Saat Pimpin Upacara Pembukaan Latihan Selam 

Editor :red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *