BONE-LENSASATU.COM||DR. Sonya Dewi Direktur CIFOR – ICRAF Indonesia melakukan kunjungan silaturahmi dan Audiensi dengan bupati Bone, di Rumah Jabatan Bupati Bone Selasa, 13/09/2022.
Kunjungan ini mempunyai tujuan selain bersilaturahmi dengan Bupati, meminta dukungan kepada Bupati Bone terkait kegiatan Projek Sustainable Landscapes For Climate-Resilient Livelihoods in Indonesia (Land4Lives).
Diterima langsung oleh Bupati Bone DR. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si., didampingi Kepala Bappeda Bone DR. H. Ade Fariq Ashar, S.STP., M.Si.
dalam kunjungan ini Sonya Dewi menjelaskan, World Agroforestry (ICRAF) adalah satu dari 15 pusat penelitian internasional yang bergerak di bidang pertanian dan ketahanan pangan (Consortium Group of international Agricultural Research-CGIAR).
“Saat ini ICRAF bersama dengan Global Affairs Canada (GAC) saat ini sedang melaksanakan kegiatan projek berjudul Sustainable Landscapes for Climate-Resilient Livelihoods in Indonesia (Land4Lives). ” Tuturnya
Kemudian dikatan, Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas komunitas rentan, termasuk di dalamnya perempuan dan anak-anak perempuan, untuk dapat melakukan upaya Mitigasi, meningkatkan ketahanan, sekaligus beradaptasi dengan dampak buruk dari perubahan iklim, melalui partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan lingkungan dan komunitas.
“Salah satu lokasi Land4Lives berada di Sulawesi Selatan, dimana kegiatan ini melibatkan 12 Desa dari 7 Kecamatan di Kabupaten Bone. Adapun lokus tersebut adalah Waekecce’e (Lappariaja), Pallime, Pusunge (Cenranae), Cabbeng, Pakkasalo (Dua Boccoe), Hulo, Magenrang (Kahu), Latellang, Massila (Patimpeng), Ere Cinnong, Lamoncong (Bonto Cani), turu Adae (Ponre). ” Jelasnya
Adapun Target dari Land4Lives adalah pengelolaan bentang lahan yang baik melalui kerja sama dengan petani ataupun stakeholder untuk mengurangi terjadinya deforestasi, menjaga ekosistem alami, mengurangi kerentanan iklim, dan meningkatkan mata pencaharian.
Sonya menyampaikan, Kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu pengumpulan data dan informasi mengenai bentang lahan dan penghidupan, lokakarya yang telah dilaksanakan dan difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten BONE, sosialisasi ditingkat Desa dan pemaparan terkait projek dengan tujuan untuk mendapatkan persetujuan atau kesepakatan tanpa paksaan
Kepala Bappeda Bone DR. H. Ade Fariq Ashar mengatakan Kami selaku Pemerintah daerah kabupaten Bone sangat bersyukur karena adanya pihak yang mau membantu, tadi disampaikan di forum tersebut bahwa disulawesi selatan bahkan di kawasan Indonesia Timur ini hanya di Bone,
” Tentu kalau kita melihat kenapa dipilih bone karena memang kalau kita melihat Bone jumlah wilayah dan luas dan semua aspek yang memenuhi untuk lahan kehidupan ada di bone, kita memiliki laut, memiliki pertanian, peternakan dan perkebunan sampai memiliki pengunungan, ” ucapnya
Lanjut Ade “Kalau dia melanjutkan lokusnya ke Bone makanya tidak salah dari hulu ke hilirnya itu lengkap selanjutnya mau tidak mau perubahan iklim ini menjadi isu global bukan hanya isu lokal ini merupakan sesuatu isu global yang diangkat untuk bagaimana Bone ini menjadi pailot projek” ungkapnya
Turut Hadir dalam penjamuan tersebut, Kadis Perindustrian Bone Dr. Ir. Khalil Sihab, M.Si., Kadis PPPA Bone Dra. Hj. Rosnawati, M.Si., Kadis Kominfo Bone Drs. Andi Amran, M.Si., Kadis PMD Bone Drs. Andi Gunadil Ukra, M.M., dan Kadis DLH Bone Dray Vibrianto, S.IP., M.Si.
Laporan : Jumardi
Editor : Agus














