Bangka BelitungDaerah

Diduga SPBU Sungai Selan Layani Pengerit, Pekerja SPBU Sebut “Orang Cari Makan Dan Janda-Janda Untuk Menghidupi Anaknya”

403
×

Diduga SPBU Sungai Selan Layani Pengerit, Pekerja SPBU Sebut “Orang Cari Makan Dan Janda-Janda Untuk Menghidupi Anaknya”

Sebarkan artikel ini
Foto : SPBU Sungai Selan Kab Bangka Tengah

BANGKA TENGAH, LENSASATU. COM- Antrian pengerit di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Sungaiselan terjadi tepatnya SPBU yang berada di Jl. PPI Sungai Selan Kec Sungaiselan Kab Bangka Tengah baik yang menggunakan jerigen maupun dengan sepeda motor dengan kapasitas tangki besar, SPBU Sungaiselan selain melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar untuk nelayan juga Pertalite untuk umum.

BACA JUGA :  Pelayanan Hukum Dinilai Lamban, LIN Bombana Desak Evaluasi Kinerja Kasat Reskrim Polres Bombana

Hal ini diungkapkan oleh ipan senin (15/05/23) melalui pesan WhatsApp nya saat dikonfirmasi media ini.
“Kalau untuk jerigen itu untuk para nelayan pak (red-wartawan) tapi untuk pertalite itu untuk umum”, ungkap ipan

Pertalite biasanya untuk orang toko pak (red-wartawan) untuk mereka jual lagi di tokonya, sedangkan solar kepada nelayan berdasarkan rekomdasi dinas”, kata ipan

BACA JUGA :  Wagub Sultra Ungkap Empat Karakter Utama yang Dibentuk dari Pengalaman Kerja di Luar Negri

Saat disinggung bahwa pertamina melarang adanya pembelian memakai jerigen ipan menjawab untuk pertalite kami tidak melayani pembelian dengan jerigen akan tetapi pertalite itu untuk orang jual lagi di toko karena orang sini mau cari makan juga, tegas ipan

Ipan juga meminta aturan dari PT. Pertamina bahwa tidak boleh memperjual belikan BBM bersubsidi di sela-sela konfirmasi.

BACA JUGA :  Kadin Indonesia Menyiapkan "White Paper" Dalam Dunia Usaha Pemerintah Prabowo Subianto

Ipan juga sempat menyampaikan keluh kesahnya karena dia selalu menjadi sasaran, padahal disini banyak janda-janda yang ingin kasih makan anaknya, keluh ipan

Sementara di tempat lain Sementara Sales Branch Manager Rayon V Sumsel Babel PT. Pertamina Satrio Wibowo Wicaksono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (15/05) belum memberikan jawaban.

Reporter : ALDO/US

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *