Imigrasi Kelas I Batam Mendeportasi WNA Asal China, Kasusnya Serius?

BATAM,LENSASATU.COM|| Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, melalui Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian mengamankan pelaku penyalahgunaan izin tinggal berinisal YXB berkewarganegaraan China.

“Berawal dari penerimaan laporan pengaduan dari masyarakat, terkait adanya pelanggaran hukum Keimigrasian yang diduga dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) dengan inisial YXB, selanjutnya merespon dengan melakukan pengamatan, pengumpulam data dan penyelidikan,” terang Kepala Kantor Iimigrasi Subki Miuldi.

BACA JUGA :  Hujan Di Sore Hari Disertai Angin Kencang Menerbangkan Atap Rumah Warga

Setelah melakukan penyelidikan dan peemeriksaan dengan bukti awal yang cukup, diambil kesimpulan bahwa YXB dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) menyalahi ijin tinggal pekerja (over stay).

Lalu dilakukan Pendetensian (penahanan sementara) di Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, untuk kepentingan penyedikan.

“Penyidikan dan pemeriksaan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, dan mengedepankan profesionalisme. Sehingga telah diambil tindakan tegas dengan mengenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa Pendetensian,” tegasnya.

BACA JUGA :  HIPMAWANI-Sultra Tak Terima Tuduhan JASMIN Melalui Media Terkait Mahasiswa Mencuri di DPRD Konkep.

Dikatakan Subki, direncanakan pelaku YXB akan dideportasi ke negara asalnya dan dilakukan pencekalan

“Berdasarkan bukti pemeriksaan bahwa YXB akan dikenakan pendeportasian, disertai pencantuman daftar penangkalan,” jelas Subki

“Besok tanggal 26 Juni 2022 akan kita deportasi melalui Jakarta,” pungkas Subki.

Sementara itu Kabid Intelejen Imigrasi Batam Noto Negoro menambahkan, XYD sudah tinggal di Batam sejak tahun 2018. Dalam perjalanan waktu, di luar sebagai pekerja di sebuah perusahan, pelaku melakukan bisnis tanpa izin.

BACA JUGA :  𝗣𝗮𝘀𝗸𝗶𝗯𝗿𝗮𝗸𝗮 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗠𝘂𝗹𝗮𝗶 𝗣𝗲𝗺𝘂𝘀𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗻, 𝗥𝘂𝗱𝗶: 𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗱𝗲𝗿-𝗞𝗮𝗱𝗲𝗿 𝗣𝗮𝘁𝗿𝗶𝗼𝘁 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗹𝗮 𝗡𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮

“Melakukan usaha bisnis pribadi di luar perusahaan yang dalam aturan negara dilarang,” ujar Noto didampingi Kabid Infokom Imigrasi Batam Tessa Harumdila.

Reporter :Aidil
Editor :Admin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.