KENDARI — LENSASATU.COM.|| Aksi kriminal yang menyasar warga asing di Kota Kendari berakhir dengan penangkapan dramatis. Seorang pria berinisial HI (45) yang nekat menjambret barang milik diplomat wanita asal Kedutaan Besar Prancis akhirnya dilumpuhkan aparat kepolisian setelah mencoba kabur saat hendak ditangkap, Kamis (2/10/2025).
Pelaku dibekuk oleh Tim Buru Sergap (Buser) 77 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari di kawasan Jalan Osumentundu, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu. Penangkapan ini dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau bersama Kanit Buser 77 Ipda Muh. Ichsan Aqsyar Rahman.
Menurut keterangan resmi kepolisian, HI diketahui sebagai salah satu pelaku jambret yang menargetkan diplomat Prancis yang sedang bertugas di Kendari. Korban diketahui merupakan staf Kedutaan Besar Prancis di Jakarta yang tengah menjalankan misi resmi di Sulawesi Tenggara.
Aksi HI ternyata tidak dilakukan sendirian. Polisi mengungkap, pelaku beraksi bersama seorang rekannya yang lebih dulu ditangkap dalam operasi sebelumnya. Keduanya menggunakan sepeda motor untuk melancarkan kejahatan jalanan tersebut.
Saat hendak diamankan, HI sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Melihat situasi yang membahayakan, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku menggunakan tembakan.
“Pelaku berusaha kabur ketika hendak ditangkap, sehingga kami harus memberikan tindakan tegas sesuai prosedur,” ungkap AKP Welliwanto Malau dalam keterangan persnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan, termasuk sepeda motor yang digunakan saat beraksi. Barang-barang tersebut kini diamankan di Mapolresta Kendari untuk proses lebih lanjut.
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan kejahatan lain yang terlibat dalam kasus ini. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang turut membantu aksi HI dan rekannya.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan korban berkewarganegaraan asing yang berstatus diplomat. Keamanan tamu negara di Kota Kendari pun menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kami pastikan kasus ini dituntaskan demi menjamin rasa aman, bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga bagi tamu asing yang sedang berada di Kendari,” tegas Kasat Reskrim.
Ia menambahkan, Polresta Kendari tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan. Setiap tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat akan ditindak tegas tanpa kompromi.
Dengan keberhasilan penangkapan ini, pihak kepolisian berharap masyarakat dapat merasa lebih aman, sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan agar tidak mencoba mengganggu ketertiban di Kota Kendari. (Red)














