Daerah

Pesta Rakyat Balap Ojek Waterlife Seri 2, Andi Ryad Ini Beda Dari Yang Lain

514
×

Pesta Rakyat Balap Ojek Waterlife Seri 2, Andi Ryad Ini Beda Dari Yang Lain

Sebarkan artikel ini
Foto : dr. Andi Ryad Baso Padjalangi, S. Ked. Saat memberikan Sambutan

 

BONE, LENSASATU.COM – Toko Pemuda keluarahan Waetuo sukses mengelar Pesta rakyat balap ojek waterlife seri 2 yang mengambil tema membangkitkan semangat pemuda

Kegiatan tersebut digelar keluarahan Waetuo kecamatan Tanete Riattang Timur kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dan dibuka langsung oleh Ketua Komisi lV DPRD Bone dr. Andi Ryad Baso Padjalangi. S. Ked. Rabu (18/10/2023).

Kebanyakan motor yang dipakai adalah motor bebek yang telah di modifikasi ala motocross yang biasanya mereka gunakan untuk mengangkut gabah.

Lomba yang diikuti oleh Puluhan pembalap ojek gabah dari berbagai Desa dan kelurahan Se Kabupaten Bone terlihat antusias menjajahi area persawahan yang dijadikan Sirkuit lomba.

dr. Andi Ryad Baso Padjalangi dalam sambutannya berharap kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat terkhusus di bidang otomotif.

BACA JUGA :  Miris,Jelang Pelaksanaan MTQ 32 Tingkat Provinsi, Menara Mesjid Agung Bone Terlihat Kumuh

” saya juga berharap dari kegiatan ini masyarakat waetuwo dapat lebih mempererat silaturahmi guna menjaga persatuan dan kesatuan serta keamanan di kelurahan Waetuwo, ” Kata A. Ryad.

Andi Ryad mengapresiasi kegiatan tersebut, Selain lomba balap ojek gabah dalam gelaran pesta rakyat waterlife panitia juga menampilkan kesenian daerah yaitu mappadeko ini membuat berbeda dengan yang lain.

“Mappadekko atau mappadendang merupakan budaya leluhur, biasa dilakukan setelah panen berhasil dan merupakan tradisi yang telah dilakukan turun temurun, yaitu acara penumbukan gabah pada lesung dengan menggunakan alu,” ungkapnya.

 

Ia melihat kesenian mappadeko sudah mulai tenggelam sementara Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan dalam menanam padi serta untuk mengingat para orang tua dahulu sebelum mengenal adanya pabrik beras, beras diproduksi dengan cara ditumbuk.

BACA JUGA :  Kunjungi Sinjai,Begini Sejumlah Agenda Pangdam XIV Hasanuddin

“ jangan sampai mappadekko atau mappadendang ini punah, jadi kita berharap sanggar seni dan pemerhati budaya yang ada disetiap kecamatan dapat lebih aktif lagi untuk melestarikan budaya-budaya tradisional kita ”, Ujarnya.

Masih kata Andi Ryad, budaya ini harus tetap bisa dilestarikan agar nilai-nilai budaya dalam tradisi ini tetap bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya.

“mengingat generasi sekarang mulai jarang yang mau belajar tentang budaya,” harapnya.

Heryanto ketua panitia Pesta rakyat waterlife adalah kegiatan yang ke dua kalinya dilaksanakan oleh toko masyarakat Kelurahan Waetuo yang dulunya sempat dilaksanakan pada tahun 2019.

BACA JUGA :  CSR PT. TIMAH INVESTASI MINERAL DIDUGA GELAP, HARUS DIAUDIT DAN DIUNGKAP KE PUBLIK

” kegiatan ini semata mata untuk menghibur masyakat khususnya di kelurahan Waetuwo dan tentunya masyarakat Kabupaten Bone tentunya dan membangkitkan semangat anak muda khususnya di kelurahan Waetuwo,” jelas ketua Panitia.

Diketahui kegiatan tersebut tidak dipungut biaya parkir dan biaya masuk.

Camat Tanete Riattang Timur Andi Muhammad Iqbal Walinono beserta jajarannya, Kapolsek Tanete Riattang Kompol Muhammad Tawil, S. Sos., Beserta jajarannya, Ketua Komisi IV DPRD Bone dr. Andi Ryad Baso, anggota komisi lV DPRD Bone, Andi Muhammad Wahyu, Lurah Panyula dan Lurah Palette.

 

Reporter : Jumardi Ricky

Editor     : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *