Metro Kota

Semarak Hari Pendidikan Nasional di Kendari Gunakan Pakaian Adat, Wali Kota Serahkan Bantuan Rp106 Juta

746
×

Semarak Hari Pendidikan Nasional di Kendari Gunakan Pakaian Adat, Wali Kota Serahkan Bantuan Rp106 Juta

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kota Kendari diwarnai nuansa kebhinekaan dan komitmen kuat terhadap pemerataan pendidikan

KENDARI-LENSASATU.COM.||  Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kota Kendari diwarnai nuansa kebhinekaan dan komitmen kuat terhadap pemerataan pendidikan. Para peserta upacara yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pejabat Pemkot Kendari mengenakan pakaian adat sesuai suku masing-masing, menciptakan mozaik indah keragaman budaya Indonesia.

Momen penting dalam acara ini adalah penyerahan bantuan pendidikan senilai Rp106 juta dari Baznas Kota Kendari kepada 212 siswa SD Negeri melalui program Kendari Cerdas. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 3 siswa perwakilan.

BACA JUGA :  MUSDA BERSAMA DPD KNPI KOTA BAUBAU, DIGELAR BULAN AGUSTUS 2021

“Ini bentuk nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada anak Kendari yang tertinggal dalam mengakses pendidikan berkualitas,” tegas Wali Kota Kendari Siska Karina Imran usai upacara.

Wali Kota Kendari yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti menegaskan, pendidikan adalah hak asasi setiap warga negara yang tidak boleh terhalang oleh diskriminasi apapun. Sesuai amanat konstitusi, kita harus memastikan pendidikan bermutu untuk semua.

BACA JUGA :  PMPK Menyoroti Penyelewengan Jabatan Mantan PJ. Bupati Mubar Terkait Polemik Pembangunan Indomaret, Dirman : Kami Akan Menggelar Aksi di Kejati Sultra

Menteri menyoroti beberapa program prioritas diantaranya, revitalisasi sarana pendidikan, pembelajaran digital dan pengenalan AI dan Peningkatan kesejahteraan guru.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Mereka bukan hanya pengajar, tapi juga mentor dan orang tua kedua bagi siswa,” tambahnya.

Hardiknas 2025 menjadi momentum untuk menguatkan tekad seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Pendidikan inklusif tanpa diskriminasi, Peningkatan kualitas guru dan fasilitas pendidikan, Penguatan karakter melalui pendidikan budaya, Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha

BACA JUGA :  Tekan Pengganguran Terbuka, Disnakerperind Kota Kendari Berinovasi Berikan Pelatihan Bagi Pencari Kerja Plus Penempatan.

Acara ditutup dengan penampilan istimewa musik bambu oleh siswa SD Negeri 6 dan SMP Negeri 12 Kendari, menunjukkan potensi seni generasi muda dalam melestarikan budaya lokal.

 

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *