Daerah

Tiga Hari Pencarian, Pemuda Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan

566
×

Tiga Hari Pencarian, Pemuda Tenggelam Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi Regang Pemuda 14 Korban tenggelam di Sungai Walannae

 

Soppeng, Lensasatu.com Upaya dan kerja keras Tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Korban tenggelam di Sungai Walannae, Regang (14) berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, dalam keadaan meninggal dunia,Selasa (04/06/2024).

 

“Alhamdulillah, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di hari ke- 3 hari pencarian,” ujar Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si.

BACA JUGA :  Bupati Konut H.Ikbar.SH Resmi Lantik Dua Kepala Desa Antar Waktu, Begini  Kata Bupati

 

“Korban ditemukan dalam kondisi terapung dan tersangkut pada tumbuhan yang tumbuh di sungai,” lanjutnya.

 

Danyon Ichsan juga menyebutkan, medan yang cukup ekstrim ditambah cuaca hujan membuat tim SAR gabungan harus ekstra hati-hati dalam proses pencarian.

 

“Adapun tekhik pencarian yaitu dengan menyisir aliran sungai hingga radius 5 Kilometer menggunakan 3 perahu karet milik Basarnas Bone dan BPBD Soppeng,” terang Mantan Danden Gegana Satbrimob Polda Sulbar ini.

BACA JUGA :  Pasca Kebakaran Di Pallette, Brimob Bone Kembali Laksanakan Aksi Sosial

 

Sementara itu Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto Tri Setyawan mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar 4 Kilometer dari tempat diduga korban terseret arus sungai.

 

“Jasad korban langsung kita evakuasi, selanjutnya kita ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Febriyanto.

 

“Dan dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan kepada seluruh pihak yang terlibat kami ucapkan terima kasih,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Deklarasi BerAmal, Pasangan Pertama Mendaftar di KPU Bone serta 5000 Masyarakat dan Tokoh Ikut Mengantar

 

Adapun pihak yang terlibat dalam pencarian ini meliputi Tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor, Basarnas Bone, Polres Soppeng, BPBD Soppeng, PMI dan dibantu masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *