Razia Bersama TNI/Polri, Bukti Nyata Sinergitas Lapas dan APH Terjalin Dengan Baik

Kegiatan penggeledahan disalah satu kamar Warga binaan pemasyarakatan

 

BONE, LENSASATU.COM – petugas Lembaga Permasyarakatan ( Lapas ) Watampone Lakukan razia gabungan TNI dan Polri, serta Badan Narkotika Nasional menggeledah beberap kamar Hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rabu, (05/07/2023) Malam.

 

Kegiatan tersebut sebagai tidak lanjut dalam memberantas Handphone, Praktik pungutan Liar, dan Penyalahgunaan Narkoba ( HALINAR) di lingkungan Lapas Bone, hal ini diungkapkan Saripuddin Nakku selaku Kalapas Watampone.

 

 

Dikatakan Sarifudin razia ini untuk mencari barang-barang berbahaya dan terlarang yang memungkinkan disimpan oleh para narapidana (napi). Barang-barang yang dimaksud antara lain telepon selular dan narkoba

BACA JUGA :  Berikan Penyuluh Hukum Bagi Tahanan, Lapas Watampone Gandeng LBH Pengayom Keadilan

 

” Ada 13 kamar yang dilakukan penggeledahan pada Pukul 20:00 WITA, karena sebelumnya itu kamar kamar yang lain, kami sudah operasi juga di tiga hari yang lalu jadi sisanya saja yang di geledah,” kata Kalapas

 

Saripuddin mengungkapkan bahwa, sebelumnya telah dilakukan kordinasi dengan Dandim, Danden POM dan BNN kabupaten Bone.

 

Lanjut kata Kalapas, sebanyak 135 orang yang ikut serta dalam penggeledahan malam Rabu kemarin itu terdisiri dari. Polres yang menurunkan sebanyak 40 orang dan polwan 10, dari Kodim 20 orang, Danden POM 5 Orang, BNN 10 orang serta petugas Lapas 50 orang.

BACA JUGA :  Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Bone Akibatkan Jalan Macet, Ini Kata Kabid EBTSDA 

 

” Sebelum kegiatan kami memberikan petunjuk dan Arahan arahan sesuai dengan petunjuk standar operasional prosedur yang ada di dalam lembaga permasyarakatan,” sebutnya.

 

Masih kata Dia kegiatan tersebut berjalan dengan baik sesui yang diharapkan dan didalam penggeledahan tidak ada satupun yang ditemukan barang terlarang seperti Narkoba dan handphone.

 

” Namun adapun barang yang diambil oleh petugas diantaranya piring kaca, mangkuk, kaleng, Sendok stainlesa dan juga Cutter yang dianggap bisa saja membahayakan” Ungkap Saripuddin Nakku

BACA JUGA :  Tak Percaya RS di Medan, Wakil Walikota Medan Minta Bangun Pelayanan Baik dan Ramah

 

Saripuddin menambahkan, pelibatan aparat gabungan TNI- Polri dan BNN Bone menunjukkan bahwa sinergitas Antara Lapas dan Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di kabupaten Bone itu terjalin dengan baik.

 

” Ini jugabentuk keterbukaan yang kita lakukan, teman teman dari Aparat Penegak Hukum dapat melihat secara langsung kondisi yang ada di dalam Lapas, tak hanya itu ini juga menjadi wujud nyata sinergitas serta bentuk keterbukaan yang kita lakukan”. Tuturnya

 

Editor : Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.