Daerah

Bawaslu Bone ajak Siswa Tingkat Menengah Atas jadi pengawas partisipatif di Pilkada

470
×

Bawaslu Bone ajak Siswa Tingkat Menengah Atas jadi pengawas partisipatif di Pilkada

Sebarkan artikel ini

BONE, LENSASATU.COM Sebagai perpanjangan tangan Bawaslu Bone dalam pencegahan dan pengawasan Pemilihan tahun 2024, Bawaslu Bone ajak siswa(i) SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bone dalam giat Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif Pemilih Pemula yang dilaksanakan di Novena Hotel & Convention Watampone (21/10/2024).

Dalam kegiatan tersebut, hadir dalam pembukaan yakni Ketua Bawaslu Bone Alwi, S.E, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Bone Muhammad Aris, S.E, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Rohzali Putra Badaruddin, S.H, Kasubag Hukum, Humas, Datin Bawaslu Bone Vivin Sanjaya, M.H, serta staf Sekretariat Bawaslu Bone dan perwakilan peserta Pembina dan Siswa(i) dari 11 sekolah SMA/SMK/MA/Sederajat se-Kabupaten Bone.

BACA JUGA :  Bawaslu Bone teruskan Dugaan Pelanggaran netralitas ASN ke BKN

Sebelum membuka giat sosialisasi, Alwi menyampaikan dalam rangka mendorong terciptanya proses demokrasi yang berintegritas dan bertanggung jawab olehnya itu Bawaslu Bone menghadirkan siswa(i) SMA/SMK/MA/Sederajat se-Kabupaten Bone.

“Anak – anak yang hadir ini nantinya menjadi calon-calon pemimpin-pemimpin bangsa, karena tidak ada satu pun diantara orang-orang yang hadir pada hari ini maupun orang-orang yang ada di luar yang hadir pada hari ini menyaksikan bahwa bisa jadi ada di antara anak-anakku semua nantinya yang menjadi pemimpin-pemimpin besar di negeri” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jemput Bola, Unit Regident Satlantas Polres Bone Sambangi Warga Dua Boccoe

Sebab itu diungkapkan Alwi perlu semua mendapatkan pemahaman-pemahaman terkait dengan bagaimana itu pengawasan partisipatif.

” Kehadiran adik-adik pada kegiatan ini adalah bagaimana kita mendapatkan pemahaman terkait demokrasi. Terkait dengan bagaimana melibatkan diri, bagaimana memahami terkait dengan apa sih sebenarnya tujuan demokrasi itu dilaksanakan, ” Sebutnya Alwi.

Kemudian Ia menyebutkan, jadi pada hakikatnya segala proses ini adalah untuk semuanya sebagai pemilik demokrasi itu sendiri.

BACA JUGA :  DPRD Ragukan Kabar Tenggelamnya Kayu Ulin Bola Soba, Komisi III Akan ke Kalimantan

Alwi juga menceritakan, Ada satu toko besar itu namanya Pak Subhan mengatakan bahwa demokrasi itu adalah proses bukan tujuan,

” dalam proses inilah kita memaksimalkan sehingga seluruh mekanisme yang ada dalam proses ini kita bisa mendapatkan tujuannya” jelasnya.

Diketahui dua narasumber pada giat sosialisasi tersebut adalah Muhammad Fadli Mangenre, S.Pd.I., M.Pd.I dengan materi Peran Pemilih Pemula dalam Pilkada serta Ardiansyah, S.Pd.I., M.Pd.I dengan materi Langkah – langkah Strategis Menjadi Pemilih Cerdas Dalam Pilkada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *