Daerah

Komitmen Bupati Bone Wujudkan Sekolah Gratis, 100 Anak Prasejahtera Kini Bisa Belajar Tanpa Biaya

257
×

Komitmen Bupati Bone Wujudkan Sekolah Gratis, 100 Anak Prasejahtera Kini Bisa Belajar Tanpa Biaya

Sebarkan artikel ini

Bone, LensaSatu.com|| Babak baru dunia pendidikan di Kabupaten Bone resmi dimulai dengan beroperasinya Sekolah Rakyat Terintegrasi, sebuah program pendidikan gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Peresmian sekolah tersebut berlangsung pada Senin (29/9/2025) di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Bone, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Gedung BLK yang selama ini difungsikan sebagai pusat pelatihan kerja kini dialihfungsikan menjadi fasilitas belajar sekaligus asrama bagi para siswa.

Acara ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang hadir bersama Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M.. Sejumlah pejabat daerah turut mendampingi, di antaranya Dandim 1407 Bone, Kepala Dinas Sosial, Kasatpol PP Bone, para camat, serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA :  BKAD Dituding Lakukan Pembohongan Publik

Dalam sambutannya, Bupati Bone mengungkapkan rasa syukur karena salah satu program strategis daerah di bidang pendidikan kini bisa berjalan.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana renovasi sebesar Rp2 miliar untuk memperbaiki dan menyiapkan gedung BLK menjadi sekolah rakyat yang layak huni.

“Alhamdulillah, bantuan Rp2 miliar untuk renovasi gedung BLK yang digunakan sebagai transit siswa boarding Sekolah Rakyat sudah dapat dimanfaatkan. Ini adalah langkah awal kita memastikan tidak ada lagi anak-anak di Bone yang terhalang menempuh pendidikan hanya karena faktor ekonomi,” ujar Bupati Bone dalam pidatonya.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Bone membuka ruang belajar bagi 100 siswa terpilih dari keluarga prasejahtera, terdiri atas 50 siswa tingkat SD, 25 siswa tingkat SMP, dan 25 siswa tingkat SMA.

BACA JUGA :  Si Jago Merah Hanguskan 61 Rumah Warga di Asahan,Cek Total Kerugian!!

Selain belajar, para siswa juga mendapatkan fasilitas asrama (boarding) sehingga bisa lebih fokus menimba ilmu tanpa terbebani biaya tempat tinggal dan transportasi.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa hadirnya sekolah ini bukan sekadar proyek pendidikan, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini.

” Anak-anak dari keluarga kurang mampu sering kali hanya bermimpi bisa bersekolah dengan fasilitas memadai. Kini, mimpi itu perlahan diwujudkan melalui program Sekolah Rakyat, ” Ucap Andi Akmal.

BACA JUGA :  Kembali bertugas, Bupati Konawe Utara Pimpin Upacara HGN 2024, dan Berikan Apresiasi dan Bantuan untuk Pendidikan

Disamping itu, Program ini juga diharapkan menjadi model pendidikan alternatif di Bone, yang bisa dikembangkan lebih luas ke kecamatan lain jika dinilai berhasil.

Pemerintah Kabupaten Bone menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya kegiatan belajar mengajar sekaligus mencarikan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun swasta.

Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi ini menjadi penanda bahwa pemerintah daerah tidak hanya sekadar berbicara tentang pembangunan fisik, melainkan juga memberi perhatian nyata pada pembangunan manusia.

Dengan hadirnya sekolah ini, pemerintah ingin memastikan setiap anak di Bone memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan lebih cerah melalui pendidikan bermutu, tanpa terbebani oleh kondisi ekonomi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *