DaerahMetro KotaSulawesi Tenggara

Laju Inflasi Sultra Masih Terkendali, Di Bawah Rata-Rata Nasional

563
×

Laju Inflasi Sultra Masih Terkendali, Di Bawah Rata-Rata Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketga : Angka Inflasi Sultra Perhitungan Awal Bulan Juni 2024.

KENDARI-LENSASATU. COM. ||. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menjaga stabilitas angka inflasinya sampai dengan penghitungan awal bulan Juni 2024.

Dari berita resmi BPS yang dirilis hari ini Senin ini (03/06/2024), angka inflasi Sultra _year on year_ berada pada angka 2.57% atau tercatat dibawah nasional dengan nilai inflasi yakni sebesar 2,84%. Jika diurutkan dari tingkat inflasi terendah, Provinsi Sultra berada pada peringkat ke-10 dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia.

Pj Gubernur Sultra mengungkapkan data komoditas penyumbang inflasi _year on year_ di Sultra yakni beras sebesar 0.53%, sigaret kretek mesin sebesar 0.47%, emas perhiasan sebesar 0.19%.

BACA JUGA :  Sekda Konawe Wakili Bupati pada Panen Jagung di Lahan Binaan Kapolda Sultra.

“Terdapat 3 (tiga) komoditas penyumbang inflasi di Sultra yakni beras, sigaret kretek mesin, dan emas perhiasan. Sedangkan untuk peredam laju inflasi yakni ikan kembung, ikan layang, dan ikan bandeng/bolu,” ungkapnya.

Andap juga mengatakan bahwa inflasi _year on year_ di Provinsi Sultra maupun 4 (empat) Kabupaten/Kota yang dihitung inflasinya masih dalam rentang terkendali yakni antara 1.5% hingga 3.5%.

BACA JUGA :  Kesederhanaan Andi Rio Ubah Paradigma Peternak Lebah di Bontocani

Selanjutnya, untuk angka inflasi bulanan (_MoM_) Sultra juga mengalami inflasi sebesar 0.10%, dengan komoditas utama penyebab inflasi yakni kangkung dan bayam sebesar 0.11%, serta terong dengan andil inflasi sebesar 0.08%.

“Berdasarkan historis, dinamika perkembangan harga pasca Hari Raya Idul Fitri selama 4 (empat) tahun terakhir, Sultra selalu mengalami inflasi. Tetapi angka inflasi kita, Alhamdulillah relatif stabil dan terkendali,” ujar Pj Gubernur.

“Meskipun beberapa komoditas sebabkan inflasi seperti kangkung, bayam, dan terong, tetapi terdapat 3 (tiga) komoditas yang mampu meredam laju inflasi _month to month_ yakni beras, angkutan udara dan telur ayam ras,” tambahnya.

BACA JUGA :  Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp 420 Juta di Bone

Terakhir, Pj Gubernur Sultra selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kinerja TPID dan stakeholder terkait, serta berpesan untuk terus melakukan upaya pengendalian inflasi melalui strategi 4K, keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi.

Reporter : Azman

Editor : Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *