Proyek Rp 25 Miliar Dinilai Strategis, Warga Minta Mutu Aspal Terjaga
Bone, LensaSatu.com || Peresmian jalan aspal di Kelurahan Awang Tangka, Kecamatan Kajuara, Selasa (9/12/2025), berlangsung penuh antusias.
Warga berbondong-bondong hadir hingga sebagian harus berdiri di sepanjang bahu jalan untuk menyaksikan langsung kunjungan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Dr. Andi Akmal Pasluddin (Beramal).
Proyek jalan ini menghabiskan anggaran Rp 25.427.358.000 dari APBD 2025 dan menjadi salah satu infrastruktur bernilai besar di wilayah selatan Bone.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari target prioritas pemerintahannya.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan. Jalan ini bukan sekadar proyek, tetapi akses penggerak ekonomi,” tegasnya.
Bupati Andi Asman menyebut, akses transportasi yang buruk selama ini menjadi keluhan utama warga.
“Setiap kali kami turun ke lapangan, persoalan jalan selalu muncul. Ini komitmen kami menjawab harapan itu,” katanya.
Semantara Wabup Andi Akmal Pasluddin menekankan aspek kualitas.
“Kami tidak ingin pembangunan selesai cepat tapi kualitasnya rendah. Tepat mutu itu penting,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa anggaran Rp 25 miliar adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.
“Kami terus menekankan kepada kontraktor dan pengawas agar standar teknis tidak diturunkan,” tegasnya.
Meski warga Awang Tangka menyambut gembira, sebagian masih berharap perbaikan berkelanjutan.
Beberapa warga yang ditemui LensaSatu.com mengaku puas, namun meminta pemerintah menjaga kualitas agar tidak cepat rusak seperti proyek-proyek sebelumnya.
Seorang tokoh masyarakat mengatakan. “Kami senang jalan ini akhirnya mulus. Tapi mohon diawasi terus, jangan sampai beberapa bulan sudah retak. Kami tidak mau ada proyek asal jadi,” ujarnya.
Pengawasan proyek bernilai besar seperti ini juga menjadi perhatian aktivis lokal, terutama soal transparansi material dan ketahanan struktur.
Peresmian ini turut dihadiri Tripika Kecamatan Kajuara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pemerintahan setempat.
Acara berlangsung sederhana namun tetap menjadi magnet bagi warga yang ingin memastikan langsung hasil pembangunan.
Selain peresmian, Bupati dan Wabup juga meninjau beberapa titik untuk melihat kondisi aspal dan drainase.
Menutup kunjungan, Bupati kembali menegaskan pentingnya masukan warga.
“Kalau ada kekurangan, sampaikan. Pembangunan ini untuk kepentingan bersama, bukan untuk pemerintah,” kata Andi Asman.
Pemkab Bone berharap infrastruktur senilai belasan miliar ini dapat menjadi pengungkit ekonomi kawasan selatan Bone, mulai dari mobilitas hasil tani, perdagangan lokal, hingga layanan publik.














