Hadiah umrah, santunan Rp15 juta, hingga beasiswa jadi kejutan di tengah lautan manusia di Watampone
BONE, LENSASATU.COM || Minggu pagi, 14/09/2025, Watampone seakan berhenti sejenak dari rutinitasnya. Ruas-ruas jalan utama kota berubah menjadi lautan manusia.
Ribuan warga dari berbagai penjuru Bone memenuhi jalan dengan wajah ceria, ikut serta dalam gerak jalan sehat Anti Malas Gerak (Anti Mager).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, dan Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, menjadi tokoh sentral yang melepas langsung peserta di garis start.
Dengan senyum dan sapaan hangat, mereka menyatu bersama masyarakat, membangkitkan antusiasme ribuan peserta yang bergerak menelusuri rute dari Jl. Petta Ponggawae hingga kembali ke Lapangan Merdeka Watampone.
Sepanjang jalan, suasana penuh warna. Anak-anak berlari sambil tertawa, remaja berfoto ria, para ibu berjalan sambil membawa balita, bahkan kakek-nenek pun tak mau ketinggalan.
“Saya ikut karena ingin sehat, tapi juga ingin merasakan kebersamaan seperti ini. Rasanya Watampone jadi kota yang hidup pagi ini,” ujar Rahma (32), seorang ibu rumah tangga yang ikut bersama dua anaknya.
Euforia semakin bertambah ketika doorprize mulai diundi. Hadiah mulai dari peralatan rumah tangga hingga sepeda motor, bahkan paket umrah sebagai hadiah utama, membuat sorak sorai menggema di Lapangan Merdeka.
“Kalau tidak dapat hadiah pun, saya sudah senang bisa jalan bareng keluarga. Tapi siapa tahu rezeki,” ucap Baharuddin, seorang pedagang kaki lima yang tetap berjualan sambil ikut mengantre nomor undian.
Namun, lebih dari sekadar olahraga, acara ini menjadi panggung kepedulian. Gubernur dan Bupati Bone menyerahkan santunan sebesar Rp15 juta kepada Sarinawati, ahli waris korban demonstrasi DPRD Kota Makassar. Air mata haru tampak tak terbendung saat santunan itu diberikan di hadapan ribuan warga.
Selain itu, beberapa siswa SMA/SMK berprestasi di Bone juga menerima beasiswa pendidikan.
“Bantuan ini adalah pesan bahwa pendidikan itu jalan masa depan. Pemerintah ingin anak-anak kita berani bermimpi dan berprestasi,” ujar Gubernur Andi Sudirman Sulaiman disambut tepuk tangan meriah.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, juga menegaskan pentingnya momentum ini.
“Jalan sehat ini bukan sekadar olahraga. Ini adalah ajang silaturahmi, ajang kebersamaan, dan wujud nyata pemerintah hadir untuk masyarakat,” katanya.
Kehadiran ribuan warga dari berbagai latar belakang, ditambah Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga komunitas pelajar, menjadikan Lapangan Merdeka seolah menjadi pusat energi Bone.
Hari itu, jalan sehat Anti Mager tidak hanya memecahkan kebekuan fisik, tapi juga menguatkan ikatan emosional antara pemerintah dan rakyatnya.














