BoneDaerah

Bupati Bone Andi Asman Dorong Generasi Emas Lewat Makanan Bergizi Gratis Berbasis Organik

253
×

Bupati Bone Andi Asman Dorong Generasi Emas Lewat Makanan Bergizi Gratis Berbasis Organik

Sebarkan artikel ini

BONE, LENSASATU.COM || Raut bahagia anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Bone kini semakin terlihat jelas. Setiap hari mereka bukan hanya bersemangat menimba ilmu, tetapi juga memperoleh sajian makanan bergizi, aman, dan sehat.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh pemerintah pusat kini mendapat sentuhan lokal dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., dengan menekankan penggunaan pangan berbasis potensi daerah.

Bupati menegaskan, tujuan utama dari MBG bukan sekadar soal perut kenyang. Lebih jauh, program ini diyakini mampu mencerdaskan generasi, memperkuat ketahanan tubuh, serta meningkatkan kualitas belajar anak-anak.

“Program MBG harus kita kawal bersama. Anak-anak kita adalah masa depan Bone. Kita ingin dari desa sampai perkotaan, semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh menjadi generasi emas,” ujar Bupati Andi Asman penuh semangat. Senin (29/09/2025).

BACA JUGA :  Survei SMRC: Elektabilitas AJP Tinggalkan Rival dalam Simulasi 3 & 4 Kandidat

Berbeda dari sekadar program makan gratis, MBG di Bone dirancang dengan pendekatan khusus, menekankan keamanan pangan dan mengutamakan produk lokal berbasis organik. Bupati menekankan bahwa tidak boleh ada bahan pangan yang tercemar zat berbahaya, termasuk penggunaan pestisida berlebihan.

“Kunci utama MBG ada pada kualitas pangan dan produsennya. Anak-anak harus terhindar dari bahan yang bisa mengganggu kesehatan organ tubuh mereka. Karena itu, kita pastikan pangan yang digunakan aman, sehat, dan lokal,” jelasnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Pemkab Bone tengah menyiapkan Kebun MBG Terintegrasi. Kawasan ini nantinya akan menggabungkan produksi buah, sayur, dan ternak dalam satu ekosistem organik yang bebas dari kontaminasi kimia.

BACA JUGA :  Kakek 70 Tahun di Bone Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Kebun tersebut akan menopang rantai pasok MBG yang dikelola oleh koperasi desa. Untuk menjaga mutu, pengawasan dilakukan secara ketat oleh tim lintas sektor, pemerintah desa, penyuluh pertanian, tenaga gizi kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Tim Terpadu Keamanan Pangan di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan.

“Setiap desa akan memiliki petugas keamanan pangan. Jadi program ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat,” tegas Bupati.

Hingga akhir bulan ini, pemerintah daerah menargetkan hampir seluruh Unit Proses MBG bisa beroperasi. Dari 52 unit yang disiapkan, tujuh unit telah berjalan lebih dulu, baik yang dikelola yayasan maupun instansi pemerintah.

BACA JUGA :  PBB Bone Naik Tajam, Ketua Pansus DPRD Angkat Bicara

Program ini diharapkan mampu memberikan efek domino yang positif: anak-anak belajar dengan kondisi tubuh sehat, konsentrasi meningkat, serta daya pikir yang lebih cerdas.

Bupati Andi Asman optimistis, MBG akan menjadi salah satu fondasi penting lahirnya kembali tokoh-tokoh besar dari Bone. Sejak lama, Bumi Arung Palakka dikenal sebagai “kampung menteri” karena melahirkan banyak pemimpin nasional.

“Insya Allah, dengan MBG kita wujudkan generasi Bone yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” pungkas Bupati dengan optimisme tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *