Menyoal Berita Hoax tentang Pemeriksaan AT, FORKIP Sultra: Media Harus Proposional dan Aktual

Kendari, LENSASATU.COM-Forum Kajian Investasi Pertambangan Sulawesi Tenggara (Forkip Sultra) mengutuk keras atas tersebarnya Berita yang diduga “Hoax”, berita “hoax” yang dirilis oleh salah satu media online yang berjudul Diduga melakukan pengapalan secara Ilegal Anton Timbang (AT) diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 2 November 2021.

Hal ini sangat disayangkan oleh Pengurus Forkip Sultra. Menurut Kesaksian Sekretaris Umum Forkip Sultra Yusril Hajarsik bahwa yg bersangkutan (AT) sedang berada di Bali dan Tidak ada pemeriksaan sama sekali terkait pengapalan secara ilegal di Kejati sultra.

BACA JUGA :  Hambur Uang di Tengah Himpitan Ekonomi dan Rusaknya Ekologi

Yusril Hajarsik sebagai Sekretaris Umum Forkip Sultra sangat menyangkan atas beredarnya berita yang ia duga ini adalah “pembohongan” Publik

“Saya kira berita yang beredar di media sosial itu tidak memiliki landasan yang kuat, dan ini sangat kami sayangkan atas”. Ujarnya saat dihubungi via telefon

Keterangan ini juga diberikan oleh Ketua Umum Forkip Sultra Muhammad Syidiq Lapanaka, bahwasanya sudah terbangun komunikasi antara Lembaga Forkip dan Pihak Yg berwajib terkait dengan persoalan di atas, menurut keterangannya dari komunikasi yg dibangun bahwa tidak ada sama sekali pemeriksaan pada A T di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Press Release Hasil Survey Lss Kab. Buton 27 Juni - 6 Juli 2024, Terkait Calon Bupati dan Wakil Bupati Buton

“Saya kembali menegaskan bahwa berita yg beredar itu sangat tidak Valid, karna kami sudah berkordinasi dengan pihak yg berwajib dan hasilnya bahwa A T tidak sama sekali diperiksa oleh kejaksaan tinggi” Tegasnya

Lanjut, Ketua Umum Forkip Sultra berpesan pada masyarakat agar tidak cepat percaya pada berita yang masih diragukan kebenarannya.

“Saya harap masyarakat sultra tidak cepat percaya pada berita yang masih diragukan kebenarannya”. Tutupnya.R

BACA JUGA :  Sirkulasi Elit Politik Lokal Muna Barat

Reporter : ARD

editor : HARWAN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.