Kriminal

Pelaku Pemarangan Yang Dipicu Pipa Air Diamankan Dipolsek Barebbo

516
×

Pelaku Pemarangan Yang Dipicu Pipa Air Diamankan Dipolsek Barebbo

Sebarkan artikel ini

BONE-LENSASATU.COM||Abbas(45) dan Renreng(50), Warga Desa Parippung, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menjadi korban pemarangan, Senin (10/10/2022) pukul 14.30 WITA.

Sementara pelakunya diketahui Ceri(35) yang mengalami gangguan mental dan pelaku masih kerabat dekat. Saudara sepupu satu kali.

Kepala Desa Parippung Kecamatan Barebbo Abidin yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Mereka saudara sepupu satu kali semua, antara dua korban dan pelaku Ceri,tetapi memang Ceri ini kurang sehat orangnya, ” kata Abidin

BACA JUGA :  Dipicu Permasalahan Sepele, Pelaku di Bone Nekat Menebas Iparnya

Dikatakan lebih lanjut, Dua korban Renreng mengalami luka tebasan di bawah telinga, sedangkan korban Abbas mengalami luka pada tangannya.

Abidin menceritakan bahwa ini awalnya permasalahan pipa Air antara Ceri dan Abbas.

“Persoalanya masalah sepeleh, gegara pipa air, awalnya antara Ceri dengan Abbas, kemudian Renreng datang melerai tetapi menjadi korban pemarangan juga,” kata Abidin.*

BACA JUGA :  JPU Terima Tahap ll Tersangka IL Dalam Perkara Narkotika 

Kapolres Bone AKBP Ardiansyah menuturkan pelaku sudah diamankan Tim Resmob Polres Bone bersama Tim Opsnal Intel Polres Bone selang tiga jam usai memarangi kerabatnya.

“Pelaku berhasil kita amankan di sebuah rumah Kades Kawerang Kecamatan Cina oleh tim gabungan Unit resmob Sat Reskrim Dan Unit Opsnal Sat intelkam Polres Bone Senin sore,” kat Ardiansyah dikonfirmasi terpisah.

Kini, pelaku bersama barang bukti parang diamankan di Mako Polsek Barebbo guna dlakukan proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA :  Gabungan Polda-Polres Selidiki Penembakan Pengacara di Bone, Kapolres: Akan Tuntaskan Hingga Akar

Ardiansyah menyebutkan kronologi pemarangan tersbut berawal saat korban datang menemui pelaku untuk mempertanyakan permasalahan pipa irigasi pengairan miliknya yang hilang di kebun pelaku.

“Kemudian terjadi cekcok antara korban dan pelaku dengan menggunakan parang, korban yang luka berat, Ranreng datang awalnya dengan maksud melerai malah mengenai bagian kepalanya,” katanya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *