PW Muhammadiyah Sultra Gelar Kajian Akbar, Prof Nurdin: Kami Bawa Misi Besar For Generasi Emas 2045

KENDARI, LENSASATU.COM- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara menggelar Pengajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H/2022M sekaligus dirangkaikan dengan Launching GERAKAN WAKAF TANAH MELALUI UANG di Aula Lantai 4 Gedung Baru Universitas Muhammadiyah Kendari,”minggu (27/03/2022).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan jajarannya, ketua-ketua ortom muhammadiyah sultra dan 2 (dua) pemateri pengantar kajian Bapak Dr. H.Nur Alim, M.Pd, Sebagai Ketua Dewan Syariah LAZISMU PWM Sultra dan Ibu Dr.Hj.Sitti Kuraedah, M.Ag, Sebagai Devisi Pembinaan NAZIR BADAN WAKAF INDONESIA Provinsi Sulawesi Tenggara, beserta para tokoh dan Pemerintah setempat.

Gambar : Foto Bersama PW Muhammadiyah dan Pemerintah Setempat.

Terlihat pemaparan dan sambutan para Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, Salah satunya ialah bapak Prof. Dr.Ir. Muh.Nurdin,M.Sc. Ia menjelaskan maksud dari kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  SPBU 24.331.27 Berok Masih Melayani Pembelian Dengan Jerigen

Pihaknya, Ia, kegiatan ini adalah pengajian akbar PW Muhammadiyah dalam menyambut bulan suci ramadhan dan sekaligus launching Gerakan Wakaf Tanah Melalui Uang, selain itu ada misi yang kami bawa, ini adalah awal perintisan dan pengembangan dari MUHAMMADIYAH EDUCATION CENTER (MEC)”terangnya,” minggu (27/03/2022).

Gambar: Peserta Undangan Kajian Akbar PW Muhammadiyah sultra.

Sambung Prof Nurdin, Muhammadiyah Education Center (MEC) merupakan hasil sumbangsi masyarakat Sulawesi Tenggara dalam hal pengembangan Muhammadiyah untuk menyiapkan Generasi Emas pada tahun 2045 yang akan datang, Konsepnya EDU, AGRO, WISATA, yaitu Generasi Emas Indonesia 2045,”terangnya pada warta lensasatu.com.

BACA JUGA :  Anton Timbang Menerima Penghargaan Sultra Awards 2023

Ada beberapa misi yang kami akan kerjakan “Misi yang kami akan tergetkan ialah 1.Menyelenggarakan Progran Pendidikan Thafidzul Qur’an Berbasis Pondok Pesantren Moderen. 2. Menjadi Pusat Pelatihan Peningkatan Prestasi dan Kapasitas Dosen,Mahasiswa dan Siswa Olympiade. 3. Menyelenggarakan Program Integrated (PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK ) dan Lab School. 4. Menyediakan Akses LoT dan Entrepreneurship bagi Peserta Didik. 5. Menyediakan “New Academic Environment” /Iklim Akademik Baru Ramah Lingkungan, Kampus Baru Um Kendari dan Sekolah Vokasi /Politeknik. 6. Memanfaatkan dan Mengoptimalkan Lahan MEC Seluas 10 Ha untuk Edu Agro Wisata,” Pungkasnya.

BACA JUGA :  Save The Date, BSI KC Bone Buka Layanan Terbatas

“Prof Nurdin yang juga Tokoh Berpengaruh tersebut menambahkan, Hal-hal diatas merupakan bagian dari pengabdian kami di Muhammadiyah, terkhusus untuk generasi Sulawesi Tenggara, Ia kita punya tujuan hidup sebagai penyambung amanah yang dititipkan Allah, kita bukan hanya hidup menikmati semua ciptaan Allah dibumi melainkan sebagai penyembah yang taat dan melaksanakan tugas-tugas kemanusian, oleh demikian misi kami di Muhammadiyah adalah sebagai penyempurna keberlangsungan hidup ummat,sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW,” tutupnya pada warta lensasatu.com, minggu (27/03/2022).

Reporter: Ardi

Editor: Agus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.